Posts

Yang Datang Saat Fajar

Image
"Fa ammal insaanu idzaa mabtalaahu rabbuhuu fa aqramahuu wa na'amahu fayaquulu rabbii akraman. Wa ammaa idzaa mabtalaahu faqadara 'alayhi rizqahuu fayaquulu rabbii ahaanan. Kallaa bal laa tukrimuunal yatiim." QS Al Fajr: 15-17 Memang, kadang Allah memberikan cobaan kepada manusia dalam bentuk bermacam-macam. Bisa dalam bentuk nikmat, dalam bentuk musibah. Tapi, satu yang hal pasti adalah jangan sampai kita menganggap kita dimuliakan oleh Allah kalau kita merasa diberi kesenangan, Karena itu belum pasti demikian. Sebaliknya pun juga begitu, kawan. Kalau kita diberi suatu kesulitan atau dibatasi rizkinya, itu tidak selalu berarti kita 'dihinakan'. Hal itu ditekankan dalam frasa pertama ayat ke-17 surat Al Fajr ini. "Sekali-kali tidak (demikian)." Entah kenapa, tiga ayat ini selalu menjadi suatu hal yang mencolok, dan selalu terngiang akhir-akhir ini. Memang, ujian yang datang bisa dalam bentuk yang tidak dapat diduga-duga. Tetapi, kita ha...

Eridanus

Angkasa tetap diam saat aku berkisah tentang satu bintang yang kabur membawa cahaya. Aku duduk sejenak dan mengusap airmatanya; eridanus, dan meyakinkan diri bahwa Phaethon terbakar bukan karena keegoisannya. Saat lingkar api menyentuh wajah sang kekasih, awan-awan bergerak menghindar -- itulah mengapa kau tidak memberikan kendali kuda-kuda langit kepada jiwa yang fana. Seperti komet, keheningan itu jatuh mengikuti arah kubah; tenggelam ke dalam sungai yang sekarang melintasi angkasa. dan menyeka airmata yang mengalir ke pipi. Berkata, bukan. Bukan karena itu aku menangis! aku bertanya sambil terpejam, dan merasakan Angkasa mengangkatku kulihat -- bulan sedang menyeka kakinya yang lemah di tepi airmata sambil bernyanyi bernyanyi 2017  

Ignorance is a bliss. Or it isn't?

Image
Mungkin salah satu fitur tahun 2016 yang paling menakjubkan adalah bagaimana cara beliau membuat orang berpikir dua kali dalam segala sesuatu, atau tidak sama sekali.  Sekarang adalah zaman di mana informasi berseliweran di mana saja, kapan saja, sampai kita semua kewalahan. Tidak salah juga kamus setulen Oxford menyatakan Word of the Year 2016 adalah "post-truth", yakni suatu keadaan di mana fakta objektif mempunyai peran lebih sedikit dalam membentuk opini publik dibandingkan 'kepercayaan' personal. Hal ini sangat memprihatinkan karena keadaan post-truth ini dapat berujung pada fitnah, kebohongan, dan ketidakbenaran. Sehingga, salah satu cara kita untuk melarikan diri dari semua kungkungan abstraksi ini adalah dengan menutup mata, menutup telinga, dan menundukkan kepala -- tidak acuh dengan segala hal yang terjadi. Ignorance is a bliss. Bahwa ketidaktahuan ini adalah sebuah berkah. Kalau kita tidak tahu tentang suatu hal, kita tidak perlu mengkhawatirkannya...

Surat-Surat yang Kularung -- Sebuah Balasan

Halo, Far. Sebenarnya, untuk kali ini aku ingin menulis sesuatu untuk 2016. Tetapi, kenapa ditujukan kepada 'Tahun 2016', pikirku. Sedangkan tahun merupakan pembatas artifisial yang diciptakan manusia untuk mengkuantifikasi waktu. Entah ingin menyebutnya tahun atau apa, tetapi selama beberapa periode waktu ke belakang, lebih tepatnya surat ini bukan ditujukan kepada tahun 2016, tetapi kepadaku. Aku merasa banyak perubahan. Entah dalam skala kecil atau besar, tetapi keacakan yang terjadi pada tahun ini cukup terasa. Tahun ini, aku juga banyak belajar, dan aku baru merasa beberapa hal yang sebenarnya sangat penting -- dan aku tahu bahwa itu krusial -- tetapi tetap saja 'Farhan' ini melaju saja tanpa lihat kanan-kiri. Tanpa lihat ke dalam pikiran dan rasionalitasnya. Tanpa.. ah. Beberapa yang sangat kuingat pada tahun ini adalah bagaimana aku belajar melihat banyak perspektif yang jauh lebih luas lagi, pada saat aku bersama dua orang teman merumuskan; "Apa yang ...

Hakikat Pendidikan yang Sebenarnya: Sebuah Opini

Image
Pendidikan adalah sebuah kata yang tidak pernah jauh melekat dengan hakikat manusia. Bila ditarik jauh sebelum manusia mengenal apa yang disebut literasi, cara mendidik manusia adalah hal penting untuk menjaga kelangsungan hidup serta survivabilitas. Sebagai contoh, manusia purbakala tidak akan bisa memastikan generasi selanjutnya untuk beradaptas i apabila tidak dididik untuk menghindari tanaman atau hewan yang beracun – atau bagaimana cara membangun tempat berlindung yang tahan lama dan jauh dari teritori binatang buas. Setelah manusia pun jauh berkembang dari spesies mana di muka bumi ini, metode dan cara mendidik yang tepat tetap menjadi sebuah polemik yang tak kunjung menemukan titik penyelesaian. Terlebih lagi, pada abad di mana ilmu dan informasi sudah tersedia di mana saja dan menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan dan kesuksesan, pertanyaan tentang kenapa pendidikan dibutuhkan sebagai investasi masa depan masih menjadi perdebatan yang berkepanjangan. Di luar segal...

Mengapa Harus Menulis?

Image
Pada semester 3, saya mengambil suatu mata kuliah dari Sekolah Bisnis dan Manajemen, mengenai ODLO -- atau bisa disebut juga Organization Development and Learning Organization. Beberapa intisari yang saya dapatkan dari kuliah tersebut dapat dirangkum dalam kalimat sederhana ini: "You are good if you can manage your own knowledge well," Jika dalam konteks matkul tersebut, sebuah organisasi bisa dikatakan baik apabila organisasi tersebut menjadi organisasi pembelajar. Bagaimana cara menjadi organisasi pembelajar tersebut? Tentu, salah satu caranya adalah dengan mengelola knowledge  atau pengetahuan dengan baik. Sebuah organisasi yang baik akan terus belajar dari kesalahannya. Tapi tidak hanya dengan itu, organisasi tersebut juga melakukan self-development dengan cara berkaca kepada organisasi lain, melakukan penelitian, dan menemukan knowledge baru sepanjang perjalanannya. Tetapi, jalan untuk mencapai hal tersebut memang tak mudah. Langkah-langkah sederhana yang sehar...

Membaca Kalender

hujan memerangkap asap planet-planet kelabu muncul di ufuk. mempertanyakan simfoni apa yang menyanyi malam ini? di sebuah gelas, bulan tenggelam. cahaya memburam. petang datang dengan biola bersenandung --  kita yang sering lupa bukan mereka! kemarin, aku tergesa-gesa menulis ceritera di atas sebuah kain putih. semuanya hilang karena keraguan satu langkah pertama, aku pemberani. setelahnya aku mundur. piano membuka katup-katup menutup jendela berbisik pelan dan berkata "untuk apa?" sehingga, kawan-kawanku di sore hari esok masih bermain layang-layang awan mengalung tali mimpi yang kau sematkan di jemari waktu suara-suara berdesir pelan, dan malam datang menutup tahun yang penuh kerinduan aku ingin pulang aku ingin pulang dan lupa. 2016