Persepsi yang ditangkap oleh indera manusia berasal dari berbagai sumber, entah itu berupa rasa, imaji, suara, atau getar. Mungkin salah satu dominasi yang terjadi antara sumber-sumber tersebut dipegang oleh imaji, karena persepsi yang dapat diciptakan dari sumber tersebut tak terhingga jumlahnya. Imaji yang diterima oleh mata kita sebenarnya adalah sekadar proyeksi cahaya yang dipantulkan oleh benda tersebut. Tidak nyata, dalam beberapa hal khusus. Hal ini mungkin agak berbeda dengan sumber persepsi lain, tetapi inilah yang membuat imaji menjadi hal yang menarik untuk dipelajari. Dari seberkas pantulan cahaya, seorang penulis bisa terinspirasi. Sebuah karya bisa diciptakan dari tangan pelukis. Ilmu bisa kembali diestafet kepada penerus generasi. Tapi, dari cahaya itu juga, sebuah pemberontakan bisa meletus. Keinginan berbuat buruk menyala. Tetapi, cahaya tidak pernah salah. Persepsi yang disalahgunakan. Manusia-lah yang mempunyai kendali untuk menciptakan persepsi....