Mungkin salah satu fitur tahun 2016 yang paling menakjubkan adalah bagaimana cara beliau membuat orang berpikir dua kali dalam segala sesuatu, atau tidak sama sekali. Sekarang adalah zaman di mana informasi berseliweran di mana saja, kapan saja, sampai kita semua kewalahan. Tidak salah juga kamus setulen Oxford menyatakan Word of the Year 2016 adalah "post-truth", yakni suatu keadaan di mana fakta objektif mempunyai peran lebih sedikit dalam membentuk opini publik dibandingkan 'kepercayaan' personal. Hal ini sangat memprihatinkan karena keadaan post-truth ini dapat berujung pada fitnah, kebohongan, dan ketidakbenaran. Sehingga, salah satu cara kita untuk melarikan diri dari semua kungkungan abstraksi ini adalah dengan menutup mata, menutup telinga, dan menundukkan kepala -- tidak acuh dengan segala hal yang terjadi. Ignorance is a bliss. Bahwa ketidaktahuan ini adalah sebuah berkah. Kalau kita tidak tahu tentang suatu hal, kita tidak perlu mengkhawatirkannya...
I am here ifasan.tumblr.com :))
ReplyDeleteI am here ifasan.tumblr.com :))
ReplyDelete